3 Tahun Untuk Dikenang

Berat waktu pertama ku injak tanah itu
Tak terbesit dipikirku tuk mengejar cita di tempat itu
Tapi apa daya, salahku yang dulu terlalu terlena
Tapi sudahlah, tak mungkin ku ulangi lagi

Masih malu-malu mencari teman baru
Wajah lugu nan alami masih terlukis indah
Masih terlalu sensitif untuk bersaing
Masa perkenalan di kelas tujuh

Pencarian jati diri dimulai masa ini
Kegilaan konyol mulai terbentuk sendiri
Teman, begitu penting dalam membangun diri
Guru bagai sahabat mulai dicari
Hahaha. . .kisah nyamanku di kelas 8

Ketika tembakan peluru mulai terdengar
Bukan saatnya bagiku untuk senang-senang
Latihan, ujian, dan berdoa selalu menjadi agenda rutin
Berharap takkan ada hari sial nanti
Dan ketika hari itu tiba, semua hanya bisa pasrah terhadap Tuhan
Masa paling sulit di kelas sembilan
   
Kini, hanya harap cemas yang akan membayangi hari-hariku
Libur panjang pun tetap menjadi beban beratku
Tak ada canda tawa, kerusuhan, dan amarah guru di kelas
Tinggal menunggu nasib dan harapan masa depa
Semoga dan semoga itu kan tercapai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisiku

LULUS MAK..........................

MAHABHAKTI IN ACTION (DAY 3)