Puisiku
KAU IBUKU Karya maha tinggi dari-Mu Ciptakan wanita setulus ibu Rela bertarung dengan maut Berjuang untukku hidup Karenanya aku ada Merawatku, menjagaku setulusnya Memberi cinta, kasih sayang yang utuh Walau gema tangisan sepanjang gelap Telah merebut waktu lelapmu Tetap kokoh dengan senyuman Ya, semua hanya tuk emas t ercintanya Itu aku Ibu, tempat nyaman tuk bersandar Aku dikucilkan sekalipun Kedua tangan itu selalu terbuka Tanpa pamrih dengan sekecup rasa sayang Dekap, rasakan hangat nafasmu Serasa belaian surga dunia Dengan halus katanya bertutur Pesan kesan penuh isyarat Terangkai indah sayup-sayup kala Di s etiap sujud dan tengadah tangannya Kudengar merinding di tengah malam Tersirat namaku nyata di antara untaian puisi untuk-Mu Bergetar seraya tertunduk haru Hingga tinta mata nya jatuh tenggelam dalam pengharapan Isak tangis lirih bagai melodi penyayat hati Batin hanya mampu berkata Inikah anugerah terindah untu...