SMA: JURUSAN BAHASA KURANG PEMINAT
Beberapa
SMA di Indonesia yang memiliki kelas bahasa tampaknya kini mulai resah. Karena
faktanya jurusan bahasa kurang diminati oleh para pelajar, dikalahkan oleh
jurusan lain seperti jurusan IPA dan jurusan IPS. Dapat terlihat bahwa hanya
sekolah-sekolah tertentu saja yang masih mempertahankan jurusan bahasa,
sedangkan yang lainnya banyak yang menutup jurusan tersebut atau bahkan dengan
sengaja tidak membuka jurusan bahasa.
Padahal dalam jurusan ini terdapat
mata pelajaran khas yang tidak ditemukan di jurusan lain, yaitu Sastra
Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing pilihan. Meskipun jurusan bahasa
mungkin terlihat lebih selo daripada
jurusan lain, tetapi jangan anggap remeh karena jurusan bahasa juga mempunyai
peluang yang besar untuk membawa seseorang menuju kesuksesan.
Para pelajar Indonesia mungkin sudah
tidak asing lagi mendengar jurusan bahasa. Namun nampaknya mereka tidak begitu
tertarik dengan jurusan ini. Buktinya saja kelas-kelas bahasa yang ada di
sekolah yang menyediakan jurusan tersebut jumlahnya hanya terbatas dan kuota
nya pun juga sedikit. Hal yang sangat memprihatinkan mengingat bahwa kita yang
bertempat tinggal di Negara Indonesia ini tidak tertarik terhadap bahasa daan
budaya sendiri.
Memang ada beberapa orang yang
beranggapan bahwa untuk apa kita mempelajari bahasa yang biasa kita gunakan
sehari-hari, apa kita perlu mempelajari hal-hal yang sudah kita ketahui dan
manfaat apa yang bisa kita dapatkan dengan mempelajari bahasa. Ironis memang,
namun yang perlu diperhatikan bahwa jurusan bahasa bukan hanya membahas masalah
bahasa Indonesia saja, lebih dari itu kita juga dapat belajar tentang
kebudayaan, karya lama para seniman, dan sebagainya. Kita juga bisa mempelajari
bahasa asing (selain Bahasa Inggris) yang belum tentu dipelajari di jurusan
lain. Jadi, kita patut bangga kepada para pelajar yang masuk ke jurusan bahasa.
Lalu apakah dengan masuk ke jurusan
bahasa kita bisa menemui kesuksesan? Jelas bisa, karena peluang di jurusan
bahasa sangat terbuka lebar, apalagi jika dilihat dari sisi peminatnya yang
masih bisa dibilang minim sehingga pesaing dalam jurusan tersebut tidak terlalu
membebani. Nah, dengan keadaan seperti itu, dapat terlihat bahwa bukan tidak
mungkin kesuksesan kita berawal dari jurusan bahasa. Jadi, jangan ragu untuk
memilih jurusan ini.
Upaya
pemerintah yang berada dalam bidang pendidikan sangat kita harapkan untuk
menggalakkan dan mensosialisasikan jurusan bahasa ke pelajar-pelajar Indonesia
agar tertarik dan berminat masuk di jurusan tersebut. Mungkin dengan cara
meningkatkan mutu pendidikan jurusan bahasa agar setara dengan mutu jurusan
lain, karena pada kenyataannya mutu jurusan bahasa masih jauh dari mutu jurusan
seperti IPA dan IPS. Selain itu peran lembaga pendidikan seperti sekolah juga harus
lebih menggiatkan lagi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan jurusan bahasa
seperti pendalaman bahasa asing, bedah buku, dan sebagainya sehingga diharapkan
para murid bisa mendapat pengalaman baru yang membuat mereka berkesan.
Sekarang, waktunya kita mencoba
mengubah pola pikir dan anggapan masyarakat tentang jurusan bahasa, karena pada
dasarnya semua jurusan itu baik tergantung dari minat dan niat dari diri
sendiri untuk mewujudkan semua cita-cita demi memajukan bangsa Indonesia.
Komentar