Bila Cinta Akanlah Memberi Tanpa Pamrih

   Berbicara tentang cinta tentu tidak akan pernah puas untuk membahasnya. Kata cinta sangatlah luas untuk diartikan. Sampai saat ini pun banyak orang yang belum mengerti apa itu cinta sebenarnya. Tetapi ada satu hal yang dapat menandakan bahwa cinta telah hadir di dalam kehidupan kita sehari-hari. Cinta adalah ketika kita melakukannya dengan senang hati, tanpa ada pamrih. Tentu saja tanpa disadari, dalam keseharian banyak diantara kita yang melakukan sesuatu hal tanpa berpikir panjang terhadap apa yang kita lakukan. Misalnya ketika seseorang mencintai sebuah aktivitas seperti menyanyi. Tanpa ada paksaan sedikitpun dari orang lain, dengan senang hati orang tersebut akan bernyanyi sesuai kemauan hati. Itulah mengapa penting bagi kita untuk mencintai apa saja yang kita alami di dunia ini.
     Sialnya, kadang kita tidak bisa memaksakan kehendak kita sendiri. Jika sudah begitu, rasa cinta untuk melakukan sesuatu akan memudar. Padahal ketika cinta telah datang, seseorang akan berusaha untuk selalu memberi apapun yang ia punya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga keadaan hati agar tetap yakin bahwa apapun yang terjadi di dalam kehidupan kita adalah sebagian kecil cinta yang telah dititpkan oleh Tuhan. Cinta datang bersamaan ketika rasa ikhlas dan tanpa pamrih telah tumbuh dan tertanam dalam hati.
     Ketika kita mencintai sesuatu, berfikirlah bahwa suatu saat nanti kita harus bersiap untuk melepaskannya. Sekuat apapun cinta kita, masih ada cinta dari Tuhan yang sangat abadi. Apa yang kita cintai hari ini, belum tentu di masa yang akan datang masih dapat kita rasakan keberadaannya. Cinta memang harus kita jaga, tetapi ketika apa yang kita cintai harus pergi, biarkan dan lepaskan saja. Mungkin itu sebuah kemudahan yang diberikan Tuhan bahwa cukup sampai disini saja kita perlu menjaganya. Awalnya mungkin terasa berat, terlebih ketika rasa cinta itu telah tertanam begitu kuat di dalam hati kita. Tetapi percayalah, bahwa ada cinta yang lebih besar dari cinta kita kepada apapun dan siapapun, yaitu cinta Tuhan kepada makhlukNya.
     Namun tidak akan pernah ada yang salah jika kita terus menebarkan rasa cinta kita kepada dunia seisinya. Cinta adalah kata yang unversal. Apakah salah jika seorang penjual sate keliling menyatakan rasa cintanya terhadap gerobak sate yang telah menemaninya puluhan tahun berkeliling untuk menjajakan sate? Apakah salah jika seorang supir angkot sangat menyayangi kendaraan yang telah setia membantu tukang angkot tersebut mencari nafkah? Tentu tidak ada yang salah. Sekalipun orang tersebut bukanlah siapa-siapa, tapi ia memiliki hak untuk memiliki rasa cinta. Cinta adalah penyatu dari perbedaan.
     Hanya satu yang perlu diperhatikan ketika hendak membagikan rasa cinta kita. Jangan pernah memberikan rasa cinta di jalan yang salah, di mana tidak seharusnya kita memberikan rasa cinta kepada beberapa hal yang tidak memungkinkan. Kita boleh memiliki rasa cinta, tetapi jangan menjadikan cinta sebagai alasan untuk melakukan hal-hal yang tidak realistis. Cinta adalah kesucian, jangan pernah kita menodai cinta dengan sesuatu yang bisa merusak cinta. Cinta harus kita jaga, karena cinta hanya akan kita berikan kepada sesuatu yang benar-benar berharga dalam kehidupan kita.(nv-18 November 2016)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisiku

LULUS MAK..........................

MAHABHAKTI IN ACTION (DAY 3)