SEMANGAT
Hidup juga butuh yang namanya semangat. Semisal
ketika kita baru saja bangun pagi, jika kita memiliki semangat sejak bangun
tidur, kemungkinan besar sepanjang hari itu kita akan memiliki semangat dalam
menjalani aktivitas sehari-hari. Sedangkan jika bangun tidur saja sudah
kesiangan dan tidak bersemangat, tentu saja dalam menjalani aktivitas juga
bermalas-malasan. Apa sih yang membuat kita bisa bersemangat? Tentunya berasal
dari diri kita sendiri, dan beberapa kasus lain karena dorongan dari lingkungan
sekitar.
Masalah menjaga rasa semangat dalam
menjalani aktivitas sebenarnya bisa kita atur sendiri, dan yang terpenting
adalah niat untuk bersemangat. Oke, inilah langkah-langkah yang bisa dilakukan
seseorang untuk menjaga agar semangat tetap membara seharian penuh.
Niat
Niat
Memang
langkah yang paling sulit adalah masalah niat. Niat harus timbul dalam hati.
Berniatlah bahwa kita ingin memiliki rasa semangat dalam menjalani aktivitas
hari ini. Ketika niat itu sudah kuat, maka kita akan otomatis melakukan hal-hal
yang dapat menumbuhkan semangat. Kegiatannya pun bermacam-macam, bisa juga
berasal dari hobi kita.
Membuat Rencana Aktivitas
Membuat Rencana Aktivitas
Kita
tidak perlu membuat jadwal aktivitas yang kaku, fleksibel saja. Maksudnya,
sebelum tidur malam, hendaknya kita membuat rencana-rencana kecil apa saja yang
akan dilakukan esok hari. Semisal, seseorang memiliki rencana untuk bangun
pagi, dilanjutkan sarapan, lalu berangkat kuliah, nongkrong dengan teman, mengerjakan
tugas lalu tidur malam. Rencana yang dilakukan orang tersebut mungkin bisa
dibilang simpel, tetapi manfaatnya akan bisa dirasakan jika kita sudah rutin
untuk melakukannya.
Adanya
rencana jangka pendek tersebut akan membuat kita terbiasa untuk melakukan
sesuatu sesuai dengan rencana yang kita buat sendiri, meskipun rencana yang
kita buat selalu berbeda setiap harinya. Rencana aktivitas ini juga sangat menguntungkan
bagi kita, karena rencana itu dibuat atas kehendak kita sendiri, bahkan jika
seseorang berencana ingin tidur seharian.
Satukan Hati dan Pikiran
Satukan Hati dan Pikiran
Setelah
berniat, langkah selanjutnya adalah menyatukan hati dan pikiran kita kepada
satu hal, yaitu melakukan segala aktivitas hari ini karena Tuhan semata.
Terkadang ada yang melakukan sesuatu tetapi hati dan pikiran berbeda arah. Hati
ingin menjalankan aktivitas A sesuai dengan keinginannya, sedangkan pikiran
harus melakukan aktivitas B. Tentu saja kedua perbedaan ini harus dicari jalan
tengahnya, dan ternyata kita harus memusatkan keinginan dan logika kita kepada Tuhan.
Kita harus memiliki pemahaman bahwa Tuhan adalah alasan mengapa kita harus
melakukan dan tidak melakukan sesuatu. Jika kita percaya akan hal itu, maka
hati dan pikiran memilih salah satu dari pilihan yang ada, yaitu memilih
kehendak hati, memilih kehendak pikiran, atau mengombinasikan keduanya. Memang
harus ada yang mengalah, namun itu langkah yang tepat karena hati dan pikiran
tidak boleh egois antara satu dengan yang lain.
Memiliki Waktu Untuk Diri Sendiri
Memiliki Waktu Untuk Diri Sendiri
Aktivitas
yang dijalani bisa saja sangat menyibukkan, hingga kita terkadang lupa bahwa
raga yang menjalaninya sudah begitu lelah. Oleh karena itu, walaupun seharian
kita telah sibuk, sisihkan setidaknya 1 jam setiap hari disela-sela aktivitas
untuk memanjakan diri sendiri. Bisa dengan menyalurkan hobi maupun untuk
istirahat sejenak (tidur). Lelah tidaknya seseorang hanya orang itu sendiri
yang dapat merasakannya. Waktu 1 jam sudah lebih dari cukup untuk mengembalikan
semangat yang mungkin mulai kendur.
Sebelum Tidur, Selalu Bersyukur
Sebelum Tidur, Selalu Bersyukur
Setelah lelah
beraktivitas, waktu yang paling kita tunggu adalah waktu tidur. Dengan tidur,
rasa lelah dan penat yang kita rasakan akan memudar dengan sendirinya. Namun,
sebelum tidur hendaknya kita selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala anugrah
yang telah diberikan. Aktivitas apapun, baik berjalan lancar ataupun tidak
harus tetap kita syukuri. Bersyukur adalah tanda terima kasih kepada Tuhan, bersyukur
itu mudah dan murah, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak melakukannya.
Setelah bersyukur, jangan lupa untuk berdoa.
Mudah kan? Jika kita ingin menjaga
semangat itu tetap ada di keseharian kita, ikuti langkah-langkah kecil ini
karena dampaknya akan besar dan bisa memotivasi kita untuk selalu hidup
bersemangat.
Komentar