Puisiku


LANGIT SUCI

Sejauh mata ini memandang
Hamparan biru berlapis salju
Natural karya Yang Maha Agung
Ingin memiliki
Lalu, nikmat mana yang ingin kau selah?

Langit tak pernah salah
Hanya turuti pinta manusia
Meski tangisnya penuhi bumi
Yakin itu tangis bahagianya
Yang semakin indah dengan coretan pelangi

Laksana bentang lukisan tak berujung
Bagaimana mampu menjaga kesucian itu?
Sedang tangan ini saja begitu rapuh
Tak sanggup bawa amanah dengan baik

Tampak bukan untuk disamakan
Yang sekarang hanya mampu menatap telanjang agungmu
Serasa raga ini hanya sanggup untuk itu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisiku

LULUS MAK..........................

MAHABHAKTI IN ACTION (DAY 3)