MAHABHAKTI IN ACTION (DAY 2)




Ini kisahku dalam Mahabhakti hari kedua. Hari itu adalah kegiatan Mahabhakti yang sebenarnya, isinya ya have fun aja. Oke. selamat membaca dan salam pramuka.
Kamis, 3 April 2014
Pagi itu, sekitar pukul 5 pagi, para peserta Mahabhakti dibangunkan untuk melaksanakan shalat Shubuh dan membersihkan tenda. Karena saat itu saya baru tidak boleh shalat, akhirnya aku putuskan untuk mandi. Rasanya benar-benar segar …
Sekitar pukul 6 pagi, dapur sanggaku sudah  mulai mengebul. Tahu kan, artinya kami sedang melakukan aktivitas apa? Yups, kami sedang memasak bersama, dan menu pagi itu adalah nasi goring yang dimakan bersama kering tempe dan abon. Rasanya begitu nikmat, apalagi kami makan bersama-sama dalam satu sangga dan langsung di wajan tempat untuk memasak. Tak lupa kami juga memasak air supaya bisa membuat teh hangat. Nikmat sekali pagi itu.
Oke, setelah ada panggilan apel pagi, sekitar pukul 8 semua peserta Mahabhakti yang telah berpakaian olahraga dikumpulkan untuk melakukan kegiatan “Tadabur Alam” yang intinya jalan-jalan. Tapi, sebelumnya kami harus menjawab pertanyaan yang diberikan sangker agar bisa jalan duluan, dan sanggaku mendapat urutan nomor 4 setelah aku bisa menjawab pertanyaan dari sangker, hehe…
Kami menikmati jalan-jalan itu dengan santai, dan bisa menjawab pertanyaan yang diberikan sangker di tiap pos dengan lancar. Yang paling membuatku berkesan adalah ketika kami berjalan melewati pematang sawah, rasanya sangat damai dan tenang. Apalagi ditambah dengan semilir angin yang berhembus. Oh indahnya …
O iya, sehabis Tadabur Alam kami satu sangga dengan kompaknya (kayaknya sih) memperbaiki tenda kami yang terlihat agak rubuh akibat hujan tadi malam. Semua barang yang ada di tenda dikeluarkan, lalu tikar dan terpal kami jemur dibawah sinar matahari yang begitu bersinar (alay).
Lalu, ba’da Zuhur diadakan kegiatan lomba penyisihan FKR dan waktu itu sanggaku mendapat jatah VideoClip. Kami sudah berencana sejak awal untuk tidak mengikuti lomba ini karena belum ada persiapan sama sekali, tetapi Kak Lysa selaku juri VideoClip tetap meminta agar kami menampilkan FKR. Tubuhku langsung lemas seketika. Untung saja sangga ku mendapat urutan 5, sehingga dengan segala keterbatasan yang ada kami menampilkan VideoClip dengan judul lagu “Bendera” dan yang paling penting ngga terlalu hancur dan sanggaku akhirnya kalah, Alhamdulillah …
Ba’da Ashar, diadakan lomba tarik tambang. Tetapi dari awal aku ngga mau ikut lomba itu dan lebih memilih untuk memasak makan malam meskipun sama sangkernya dipaksa untuk berhenti memasak dan dipaksa lagi untuk melihat lomba tarik tambang. Dan sanggaku kalah lagi, Alhamdulillah …
Setelah lomba tarik tambang selesai, aku kembali ke tenda untuk mencuci peralatan makan, memasak dan menyiapkan makan malam. Selepas itu aku pergi mandi dan meninggalkan pesan ke teman satu sangga agar segera makan, karena cuaca mulai tampak mendung, takut aja kalau makanannya keburu basah terkena air mata hujan.
Saat menunggu giliran mandi, perasaanku sangat ngga karuan. Dan kagetnya lagi, ternyata kamar mandi yang aku pakai ngga ada airnya, terpaksa aku harus mengambil air menggunakan ember berukuran sedang dan aku mandi dengan air yang sangat terbatas. Dan setelah selesai mandi, akupun segera kembali ke tenda, namun di perjalanan aku bertemu kakak sesama DA, dan disitulah aku ingin “curhat” dengannya. Alhasil, di dekat salah satu tenda milik peserta Mahabhakti, aku segera menumpahkan rasa kesalku kepadanya dan setelah itu aku benar-benar kembali ke tenda, ngga mampir-mampir lagi, haha … Sampai di tenda, aku segera makan dengan keadaan yang benar-benar agak gelap. Di sela-sela makan, sangker mengingatkan agar kami segera mengamankan barang-barang kami karena cuaca mendung. Selesai makan pun akhirnya aku pun segera membantu teman satu sangga membereskan tenda dan mengamankan seluruh barang pribadi dengan cara menutup semua barang dengan tikar dan terpal. Sungguh sangga yang siap siaga terhadap bencana. 
Lalu kami dikumpulkan di Aula selepas shalat Isya untuk mendengarkan semacam motivasi dan pembacaaan beberapa surat yang dulu pernah peserta Mahabhakti tulis di awal kegiatan pramuka (sekarang suratku itu masih ada lho …). Setelah itu dilanjutkan menonton film. Tapi waktu itu, aku gunakan unuk tidur, hehe… Lagian lampu juga dimatikan oleh para sangker, jadi lebih leluasa aku untuk tidur. Film itu pun selesai sekitar pukul 11 malam. Setelah selesai, para peserta Mahabhakti diperkenankan kembali ke tenda dan tidur. Akhirnya, selamat malam dan salam pramuka.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Puisiku

LULUS MAK..........................

MAHABHAKTI IN ACTION (DAY 3)